The Royal Family Chapter 4

PicsArt_12-24-07.55.18.jpg

The Royal Family (Chapter 4)

-yoongyuyoong-

Im Yoona | Cho Kyuhyun | Cho Changmin | Seo Joohyun

Romance

“Kau mengenal Changmin?”

Pertanyaan Kyuhyun yang begitu tiba-tiba membuat Yoona tersontak kaget hingga membuat dirinya terdiam cukup lama. Sejak sarapan tadi pagi Pangeran Kyuhyun dan Yoona berada di ruang santai khusus untuk mereka berdua agar mereka mengenal lebih dekat lagi, tetapi Pangeran Kyuhyun hanya mengerjakan pekerjaanya dalam diam dan sesekali menanyakan sesuatu hal terhadap Yoona. Yoona yang bosan hanya berjalan kesana kemari melihat – lihat koleksi buku apa saja yang terdapat di Istana. Yoona yang akhirnya sadar dari lamunannya berjalan mendekat ke arah Kyuhyun.

“Hm, dia teman SMA ku” Yoona kini duduk tepat di depan Pangeran Kyuhyun yang mebuat Kyuhyun sedikit tersontak dan berhenti mengerjakan pekerjaanya untuk melihat kearah Yoona sebentar. Dilihatnya Yoona melanjutkan menggambar design untuk kamar mereka berdua, Kyuhyun yang tidak peduli kini melanjutkan pekerjaanya dan mencoba mengabaikan kehadiran Yoona, tetapi usahanya mengabaikan Yoona sepertinya gagal, terbiasa dalam kesendirian kini suara deru nafas Yoona membuat Kyuhyun terusik.

“Barusan kau memanggilnya Shim Changmin bukan?” Kyuhyun yang tidak bisa berkonsentrasi kini benar-benar berhenti mengerjakan pekerjaanya dan menatap Yoona yang serius menggaris entah apa yang sedang ia garis.

“Eoh? anniyeo mungkin Yang Mulia salah mendengarnya” Yoona mencoba mengalihkan pembicaraan dengan menunjukan hasil design kamar yang ia buat “Bagaimana? baguskah?”

Yoona yang penasaran dengan reaksi Pangeran hanya mendapatkan tatapan kosong yang tidak penuh arti membuat Yoona gugup “Hmm bagus, tentu saja  bagus kau lulusan anak design interior bukan?” Yoona menghela nafas lega kemudian kembali menarik perhatian pangeran

“Bagus bukan? aku membuatnya untu-”

“Untuk kamar anak kita nanti?”

“Mwo-?”

Yoona yang terlonjak kaget akibat pernyataan Kyuhyun kini terbatuk akibat tersedak permen yang ia makan. Dayang-dayang yang dari tadi menyimak dari kejauhan kini mendekati ke arah Yoona mencoba meredakan batuk nona mudannya.

“Maksudku tidak mungkin bukan itu design kamar untuk kamar kita? Bukankah kita sudah memiliki kamar nanti yang akan kita tempati berdua? Kyuhyun yang ikut salah tingkah beranjak pergi menjauh dari Yoona untuk mengambilkannya secangkir air hangat

“Nona muda apakah anda tidak apa-apa?” Ucap salah satu dayang yang khawatir melihat Yoona terus terbatuk, Yoona menepuk-nepuk tangandayang tersebut mencoba untuk menenagkannya bahwa ia tidak apa-apa tetapi  tiba-tiba satu pukulan yang sedikit keras mendarat di punggung Yoona yang mengakibatkan batuk itu berhenti.

“Omo, Nona muda anda tidak apa-apa? Apakah sakit?” salah satu dayang mengelus punggung Yoona yang terkena pukulan cukup keras. “Aku tidak apa-apa kau tidak usah khawatir”

“Wah wah Nona Muda mendapat perhatian begitu banyak eoh?” Ucap lelaki yang baru saja memukul punggung Yoona tersebut. Yoona sontak berdiri dan memberi salam “Eoh anyeonghaseyeo Tuan Muda” Yoona terus menunduk tidak berani menatap kearah Changmin yang kini berdiri di hadapannya.

“Yah apa yang terjadi pada dirimu eoh? Setahu ku kau adalah seorang wanita yang melakukan aegyeo agar mendapatkan perhatian dari cinta pertamamu dan kini? wah kau sungguh anggun dan terlihat sedikit lebih? cantik?” Pipi Yoona kini benar-benar merona merah dirinya terus menunduk memberi salam tidak ada niatan untuk menaikkan kepalannya.

“Yah kemana Yoona yang dulu ku kenal mengejar-ngejar cinta pertamanya? nugu? Shim Changmin?” Changmin terus menggoda wanita yang berada di depannya itu, tentu saja pemandangan ini sangatlah dirindukan olehnya terakhir kali ia melihat Yoona seperti ini sudah lima tahun yang lalu.

Pangeran Kyuhyun pun datang membawakan air hangat untuk Yoona.

Eoh Kyuhyunah ?”
Kyuhyun yang mengabaikan Changmin itu kini memberikan secangkir air hangat untuk Yoona yang masih berdiri dan menunduk dalam-dalam dengan diam

“Apa yang kau lakukan? Minumlah” Ucap Kyuhyun yang kini kembali duduk dan membaca koran pagi untuk menghindari Changmin dan Yoona. Yoona segera berdiri tegak dan  menerima cangkir yang diberikan kyuhyun dan meminumnya perlahan-lahan.

“Wah Yoona kini benar-benar berubah menjadi dewasa eoh? sekara-”

“Maaf Yang Mulia aku rasa Tuan Changmin lelah akibat perjalanan jauh aku akan mengantarkannya keruangan bawah agar Tuan Changmin dapat beristirahat” Yoona menunduk memberi hormat kepada Kyuhyun sambil menaruh cangkir yang diberikan Kyuhyun di meja dimana Kyuhyun berkerja lalu menarik Changmin keluar dari ruangan.

Dayang-dayang memberi salam kepada Pangeran dan bersiap untuk mengikuti Yoona dan Changmin tetapi Yoona menahan mereka terlebih dahulu. “Oh kalian bisa beristirahat sebentar aku akan bersama Seohyun nanti jadi kalian tidak usah mengikuti ku”

“Tetapi Nona muda-”

“Biarkanlah mungkin dia belum terbiasa diikuti banyak kemanapun dia pergi”

Kyuhyun memerintahkan dayang-dayang tersebut di sela waktunya membaca koran tanpa menoleh kearah Yoona dan Changmin. Yoona kini menarik Changmin keluar ruangan dan menutup pintu rapat-rapat. Kyuhyun yang dari tadi tidak memperhatikan Yoona dan changmin kini menatap cankir yang telah diminum Yoona sejenak kemudian kembali membaca koran yang ia pegang.

“Oho lihat sekarang Yoona sudah berani memegang tanganku eoh?” Changmin sepertinya sangat senang melihat pipi Yoona yang memerah karena ia terus menggodanya. Yoona pun langsung menarik tangannya dari lengan Changmin

“Changmin-ssi hmm- ” Yoona terlihat sangat gugup sehingga kalimat yang sangat ingin ia lontarkan tidak dapat keluar begitu saja seolah olah tersedak dalam tenggorokannya.

“Berbicaralah” ucap Changmin penasaran apa yang akan di ucapkan oleh perempuan yang berdiri di depannya ini

“Bisakah kejadian lima tahun yang lalu Tuan Changmi-ssi lupakan?” Tanya Yoona ragu-ragu ia terdiam menanti jawaban yang akan diberikan oleh Changmin.

Wae? kau takut akan ketahuan Kyuhyun bahwa kau dulu pernah mengejar-ngejar dirik-”

Yoona menaruh jarinya di bibir pink yang tebal milik Changmin membuat Changmin berhenti berbicara “Changmin-ssi aku mohon itu adalah kejadian yang memalukan, dulu adalah dulu jadi aku mohon jangan mengungkit kejadian itu kembali eoh? jebal

Tingkah Yoona yang ketakutan benar-benar menggemaskan bagi Changmin sehingga membuat dirinya tidak dapat berkutik dan mau tidak mau ia kalah akan aegyeo yang dimilik Yoona.

Arraseo jika itu yang kau inginkan, oh dan kau tahu? aku masih menyimpan surat dari mu untuku” Yoona yang terkejut kini memukul lengan Changmin “Ya! Changmin-ssi! Omo joesonghabnida” “Oho bahkan kini kau berani memukulku? kau benar-benar berubah Im Yoona. Dulu bahkan kau tidak dapat menatap mataku” Yoona yang benar-benar malu kini berjalan melewati Changmin meninggalkannya yang sedang menahan tawanya.

“Haish sungguh menyebalkan”

Yoona terus berjalan untuk menemui Seohyun.

“Bolehkah diriku masuk?”

“Masuklah, bukan kah biasanya kau langsung masuk saja?” ucap Pangeran Kyuhyun ketus, terdengar suara tawa bass yang renyah dari balik pintu dan ketukan sepatu yang mendekati meja Kyuhyun.

Diletakan segelas wine di meje Pangeran Kyuhyun, Kyuhyun pun menyerah membaca korannya dan meneguk wine yang diberikan Changmin perlaha.

“Ada apa kau kemari?”

“Apa aku tidak boleh menemui adik sepupuku huh?” tawa kecil Changmin terdengar membuat Kyuhyun menoleh menatap Changmin

“Aku dengar kau teman SMA Yoona? benar?”

“Hmm, benar wae? Yoona yang memberitahumu?”

Kyuhyun hanya berdeham kecil menjawab pertanyaan changmin dan menegak habis Wine di tangannya tersebut, disaat Kyuhyun ingin kembali membaca koran ia teringat sesuatu yang menjanggal saat sarapan bersama tadi pagi.

“Kenapa Yoona memanggillmu Shim?”

“Aaah itu, eomma mengganti namaku di sekolah agar tidak ada yang tau kalau diriku anak kerajaan maka dari itu aku menggunakan marga eomma. Eomma ingin hidup normal setelah kepergian abeoji

“Pantas saja”

“Kyuhyun-ah, tujuanku menemuimu untuk memberikan selamat atas pernikahan mu maka dari itu aku dan eomma mampir ke istana, dan satu hal lagi yang menjadi tujuanku ke istana”

mendengar nada serius Changmin membuat Kyuhyun berhenti membaca korannya dan melihat mata tajam changmin

“Kau harus menjaga Yoona agar tidak jatuh hati pada orang lain, Aku takut Yoona akan ‘kembali’ menyukaiku karena aku akan tinggal disini sampai pernikahanmu berlangsung”

Kyuhyun yang mencoba mencerna maksud pembicaraan Changmin kini mengerti yang di maksudnya. Kyuhyun tentu saja tidak bodoh ia mengerti bahwa ada sesuatu antara Yoona dan Changmin,  dan pembicaraan Changmin yang frontal membuat Kyuhyun tersentak menatap tajam mata Changmin, hawa yang dingin membuat suasana disana semakin tegang kemudian Changmin tertawa terbahak dan menepuk bahu Kyuhyun.

“Ya aku bercanda, jangan serius seperti itu. Tenang saja aku tidak tertarik merebut wanitamu atau tahtamu walaupun sebenarnya kedua hal itu ‘seharusnya’ milikku”

Kyuhyun tetap memasang wajah ketusnya, ia tidak tau kebenarannya yang harus ia pastikan sendiri. Apakah omongan Changmin benar hanya canda biasa atau memang ada yang terjadi di antara mereka berdua atau ada kemungkinan yang lain. Jika benar itu hanya candaan Kyuhyun tidak suka dengan canda Changmin yang menurut Kyuhyun tidak lucu sama sekali walaupun ia tidak menyukai Yoona atau jabatannya sebagai Pangeran sekaligus, ia tidak suka hidupnya di usik. Kyuhyun ingin hidup dalam tenang.

Membayangkan hidup pernikahannya dengan Yoona saja ia sudah merinding membayangkan hidupnya terusik, ia tidak ingin ada drama lagi dibalik kerajaan ini, memikirkan pernikahannya yang semakin dekat saja sudah membuat kepalanya sakit apalagi ditambah perang saudara.

“Berhentilah menekuk wajahmu, serius aku hanya bercanda. Aku tidak tertarik dikurung di istana besar ini lebih baik diriku tinggal di LA bersama wanita-wanita sexy disana” Changmin masih terkekeh melihat ekspresi Kyuhyun kemudian ia menepuk bahu Kyuhyun pelan

“Baiklah sudah saatnya aku menemai eomma belanjana bahan untuk baju pernikahanmu nanti. Sekali lagi selamat Pangeran Kyuhyun atas pernikahanmu, aku turut bahagia”

Changmin meninggalkan Kyuhyun yang masih terdiam mematung melihat punggung Changmin yang terus tertawa dan berjalan jauh meninggalkannya.

Disaat pintu tertutup Changmin yang terus tertawa kini terdiam, wajahnya kembali dingin seperti wajah Kyuhyun saat ini.

 

“Ah menyebalkan” Yoona menggelengkan kepalanya ketika mengingat kejadian lima tahun yang lalu “Ah benar-benar memalukan”

 

“Changmin-ssi aku menyukaimu, mau kah kau menerima surat ini?” Yoona yang tidak berani melihat Changmin terus memandang sepatunya ketika tangannya yang memegang surat kini terasa hampa ia melihat Changmin yang kini memegang surat darinya. “Gomawo telah menyukai ku akan aku simpan surat mu. Anyeong” Changmin meninggalkan Yoona yang tidak dapat berkutik begitu saja di koridor sekolah. 

“Ouuh benar-benar memalukan” Yoona menunduk dalam-dalam menaruh kepalanya diatas meja “Bagaimana ini apa yang harus aku lakukan”

“Melakukan apa Nona muda?” Yoona yang menunduk kini menaikan kepalanya setelah mendengar suara yang familiar “Seohyunah- ”

“Ada apa Nona muda?” Seohyun tersenyum melihat tingkah Yoona yang kadang menurut Seohyun sangat lah lucu. Kepolosan Yoona adalah hal yang membuat Seohyun menyukainya “Kau ingat waktu SMA aku menyeritakan padamu tentang cinta pertama ku?” Tanya Yoona lesu.

Ne aku meningatnya, ada apa Nona?”

“Ternyata Changmin adalah kakak sepupu Pangeran Kyuhyun” Yoona kini kembali menaruh kepalanya di atas meja menunduk dalam-dalam tidak tahu harus melakukan apa lagi “YE? Jinjjayeo Nona??”

Ne.. bagaimana ini? jika Pangeran tahu masa laluku pasti ia tidak akan pernah tertarik kepadaku. Kau tahu sendiri Pangeran pasti mencari permaisuri yang cantik dan anggun bukan seperti diriku yang selalu frontal, makan banyak bahkan terkadang banyak berbicara” Seohyun yang dari tadi melihat Yoona yang terus berbicara sendiri kini tidak dapat lagi menahan tawanya. Yoona yang kaget akibat tawa Seohyunpun menengok kearah Seohyun.

Ya waegeure?

Anniyeo Nona, joesonghabnida”

“Haish lupakan aniya aniya gwenchana, tapi apakah aku memang terlihat pabo saat SMA?”

“Tentu saja tidak, semua orang pasti akan melakukan hal yang sama bila merasakan jatuh cinta untuk pertama kalinya”

“Benarkah?”

“Hmm tentu saja”

“Apakah orang-orang selalu mengikuti orang yang ia sukai dan selalu memberikan surat?”

“Hmm terkadang ada yang seperti itu tetapi ada juga yang ‘menyimpan perasaanya dalam-dalam tanpa mengungkapkannya’ ”

Yoona yang dari tadi menundukan kepalanya menatap kearah Seohyun dengan tatapan putus asa

“Dan perbuatan yang anggun pasti akan memlih memendam perasaanya dalam-dalam. Ah eotthokae diriku benar-benar jauh dari kata anggun, apakah aku layak menjadi seorang putri?”

Seohyun yang melihat tingkah Yoona yang mulai panik mencoba menenangkan majikannya tersebut, terkadang Yoona terlihat dewasa dan anggun bila bertemu dengan orang asing tetapi Yoona akan bertindak kekanakan dan bahkan melakukan hal konyol jika dengan orang yang sudah kenal dan dekat sekali denganya, entah karen kepolosannya atau memang ia menghilangkan stress karena banyaknya aturan dalam hidupnya sehingga dengan bertindak konyol Yoona justru membuat orang-orang semakin tertarik dengannya.

“Menurut ku Nona muda adalah wanita yang anggun, bukan kah Ratu Nayeong sangat menyukai Nona muda karena keanggunan anda Nona muda? Aku rasa Nona muda tidak sadar bahwa sebenarnya diri anda sangatlah dewasa” seohyun mencoba meyakinkan agar Yoona tidak begitu panik, terkdadang kepanikan Yoona yang sedikit berlebihan akan membuat dirinya dan ibunya sedikit repot untuk menenangkannya.

Jinjja??”

“Ne, tentu saja Nona muda wanita yang anggun. Bertindak konyol saat SMA adalah hal yang wajar bagikku Nona muda jadi nona muda tidak perlu memikirkannya”

Yoona kini lembali tersenyum dan bersemangat setelah mendengar jawaban dari Seohyun selang beberapa detik suara berat dan dingin yang kini sedikit menjadi familiar bagi Yoona terdengar sehingga membuat Yoona diam membeku

“Apa yang sedang kalian bicarakan?”

Tiba-tiba Pangeran Kyuhyun sudah berdiri tepat di depan meja dan menduduki kursi di hadapan Yoona. Yoona diam tidak berkutik sama sekali dirinya khawatir ucapannya dengan Seohyun terdengar oleh pangeran Kyuhyun.

“Kami sedang membicarakan masa kecil kami Yang Mulia” jawab Seohyun sambil menunduk memberi salam kepada Pangeran. Kyuhyun terlihat sedikit kesal karena Yoona selalu diam di hadapan Kyuhyun. Semua orang tahu bahwa dirinya sangat susah untuk bersosial dan kini ia sedang berusaha mencoba berbicara dengan Yoona agar dirinya bisa nyaman di samping Yoona. Sayang, setiap kali ia bertanya pasti Seohyun yang selalu menjawab pertanyaannya

“Aku bertanya pada dirimu Nona Muda bukan kepada dayang pribadimu”

Yoona kini angkat bicara dengan tegas “Dia bukan dayang pribadiku dia adalah temanku Yang Mulia” Jawab Yoona mantap mencoba memberanikan diri untuk berbicara dengan Kyuhyun. Jawaban Yoona membuat hati kecil Seohyun yang sedikit terluka akibat ucapan Kyuhyun yang menegaskan bahwa dirinya hanya seorang dayang pribadi Yoona dimata Kyuhyun, kini menjadi hangat dengan jawaban Yoona.

Jujur ia sangat iri dengan Yoona bahkan dirinya terkadang membenci sikap Yoona yang selalu memikirkan imagenya sendiri dan tidak pernah bersyukur, tetapi kepolosan dan ketulusan Yoona selalu membuat Seohyun gagal untuk membenci Yoona. Karena ia tahu Yoona adalah orang yang baik.

‘Seohyunah walaupun kau seorang dayang jadilah wanita yang anggun. Jaga perasaanmu karena wanita yang anggun akan menyimpan perasaanya dalam dalam dan tidak menunjukan kelemahannya’


 

HOHOHOHOOHO no comment deh kalo soal aku menghilang lama aku cuma mau jelasin masalah design kamar Kyuhyun dan Yoona yang mungkin membuat kalian bingung.

Jadi Yoona ga begitu suka sama kamar Kyuhyun dan Yoona nanti yang akan mereka tempati karena kamarnya terlalu ‘putih-abu abu hitam’ Yoona makanaya sibuk design buat kamar mereka berdua nanti. pas dia tunjukin hasil designnya ke kyuhyun kenapa kyuhyun bilang buat kamar anaknya soalnya design kamarnya terlalu berwarna yang menurut kyuhyun itu lebih pantas untuk kamar anaknya makanya dia bilang untuk kamar anaknya. pernyataan kyuhyun yang mengatakan ANAK KITA membuat yoona kaget karena kyuhyun tipe yang cuek yoona ga nyangka aja kyuhyun membahas soal anak. buat pegangan tangan aja yoona ga kepikiran apalagi ‘bikin anak’ nanti wkwkwk makanya yoona tersedak.

sedikit paham kah? apa semakin ga paham? hahaha soalnya di setiap adegan ada sedikit clue buat chapter chapter yang akan datang walaupun sebenarnya ga penting juga sih heehehehehe

aku juga ga yakin masih ada yang tertarik baca ff ini yang membosankan dan berdebu hehehe sekali lagi termakasih masih ada yang mau baca ff ini padahal banyak kekurangannya

PS. banyak Typo dan banyak adegan yang kurang banyak feel karena FF ini bener- bener dibikin dalam waktu 3 jam saja gara-gara di twitter pribadiku @yoongyuyoong ada yang protes minta di upload FFNya hehhe karena sunbae sevendyo atau (sevenkyu) yang minta jadi aku bikin deh langsung hehehe makanya ceritanya sedikit berantakan XD karena bener bener mendadak

Sekali lagi makasih loh kali ada yang masih mau baca ff ga jelas ini T.T

Salam YGY xoxo

 

Advertisements

20 thoughts on “The Royal Family Chapter 4

  1. Ff yng aq tunggu2 klanjutan nya ini,,,
    Aq masih bingung sma sikap nya changmin,,,
    Apakan yoona eonni masih suka sama changmin,,,
    Next ya,,,semangat terus,,,

    Like

  2. Finally di lanjut juga ni ff,kirain udah gk bakal d lanjut lagi,thank thor udah d lanjut lagi tapi kurang panjang he..he..
    Tetep d lanjut ya…fighting!!

    Like

  3. Kyuhyun dan yoona sama2 polos
    Hahahhah
    Kyu dr bicara aja udh bisa nebak serius ingin hidup dng yoona, smpe pake kata anak kita
    Semoga pernikahan yoona dan kyuhyun berjalan dng cepat, hahaha

    Like

  4. Setidaknya melalui ff ini kerinduan akan moment mereka berdua cukup terobati. Anyway thank you thor masih sempat sempatin update disela sela kesibukan author. Ditunggu chapter selanjutnya, as always 🙂
    Himnae!!

    Like

  5. akhirnya ada lanjutannya juga. kangen ama ff kyuna, penulis ff kyuna udah banyak yg gak aktif lagi sekarang 😦
    ceritanya keren saeng, tapi gak tau kenapa penggambarannya rada keburu buru gitu. apa mungkin karna gaya penulisannya ya?
    ditunggu next chapternya 😀

    Like

  6. Ih ska bngt thor bgs lanjutin y! Buat mereka nanti sampai nikah dan seterusnya sampai punya anak semoga nanti author cpt2 updetnya minimal sebelum lebaran y thor kalau maksimalnya abis lebaran moga aja udah di post aamin, semangat thor tingkatkan trs jiwa kyumamu aku mendukungmu, semoga kau gk bakal berhenti di tengah2 aamin. Lanjutin y thor bgus bngt.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s